HOLIDAY PLANNER BALI

Setelah terjadi Deal dengan Bapak/Ibu dan Reservasi juga sudah confirmed,KAMI akan mengirimkan Invoice via konfirmasi email atau fax kepada Bapak/Ibu. Total Pembayaran sesuai dengan isi dari konfirmasi yang tertera pada Invoice.

Note:

Apabila kami sudah dapat memberikan jawaban atas konfirmasi pemesanan (reservasi/booking) Bapak/Ibu dan terjadi kesepakatan atas penawaran kami, Bapak/Ibu diminta untuk membayar uang muka minimal 50% dari harga total setiap adanya reservasi/ booking.

Tidak ada pembayaran yang akan ditagihkan jika Bapak/Ibu belum mendapat jawaban dari kami atas ketersediaan atau terjadi kesepakatan atas penawaran dari kami.

Pembayaran penuh harus dilakukan 2 minggu sebelum tanggal kedatangan (arrival) di Bali/2 minggu sebelum Kursus / 2 minggu sebelum tanggal pemakaian Mobil. Apabila pada tanggal yang ditentukan, pemesan belum/tidak membayar penuh, kami berhak membatalkan booking/reservasi tersebut dan uang muka yang sudah dibayarkan hilang atau tidak dikembalikan.

Terkecuali apabila Bapak/Ibu melakukan pembatalan lebih dari 21 hari sebelum tanggal kedatangan/ Kursus/ Pakai mobil  dengan pemberitahuan secara tertulis,(atau sesuai konfirmasi) tidak akan di kenakan biaya apapun.

Semua harga pada website bisa berubah sewaktu-waktu tanpa atau dengan pemberitahuan sebelumnya.

Pertanggung Jawaban:

“Kami HOLIDAY PLANNER BALI /
VINI RENT CAR JIMBARAN /
BHREJIMBARAN JAPANESE LANGUAGE COURSE

dalam hal ini hanya bertindak sebagai Penyedia Transportasi , Penyedia Jasa atau Pemberi Amanat Lainnya dan tidak bertanggung jawab atas kerugian, kecelakaan, kerusakan atau keterlambatan atau hal lainnya yang mungkin terjadi karena anda.

Metode Pembayaran sebagai berikut :

Pembayaran Via Transfer Bank

Deposit 50% dari total Pembayaran di transfer via Bank paling lambat 21 Hari sebelum Check In/ sebelum Belajar/ sebelum Pakai Mobil – atau disesuikan dengan kondisi masing-masing.

Semua Pembayaran hanya dapat di lakukan dengan Transfer ke Account kami :

1.Bank Central Asia (BCA)

Kantor Cabang Pembantu Mumbul ,NUSA DUA – BALI

No Acc : 7720206263 (IDR Rupiah)

SWIFT CODE: CENAIDJA

A/n BAMBANG WIDJANARKO

2.BNI 46 (BNI)

Kantor Cabang Legian – KUTA

No.Acc :  007302649-0(IDR Rupiah)

SWIFT CODE: BNINIDJA

A/n BAMBANG WIDJANARKO

Mohon kirim Bukti Transfer melalui fax ke 0361 703827

Pembatalan (cancellation fee)

Cancellation : kami akan merefund uang anda setelah di potong cancellation dari hotel atau dari program tour, rent car/ charter dll yang di ambil, mengenai besarnya cancellation akan kami informasikan lebih lanjut melalui e-mail atau Fax.

Holiday Planner Bali tidak betanggung-jawab atas transaksi langsung dengan kami yang pembayarannya tidak ditujukan ke rekening resmi kami diatas.

Namun oleh karena sesuatu dan lain hal yang sifatnya force majeur , sehingga tidak bisa dengan cara pembayaran diatas, maka pembayaran hanya bisa dilakukan setelah adanya OTORISASI dan atau PERSETUJUAN dari Management , (Operation ,Reservation atau Accounting) kami.

Pembayaran secara Tunai ,atas semua program  yang diambil selama berada di Bali, dilakukan langsung dengan Staff HOLIDAY PLANNER BALI yang membawa Invoice/ Rekening Tagihan kepada Bapak/Ibu.

Jika ada pertanyaan tentang Cara Pembayaran ini mohon jangan segan segan menghubungi  kami: 0361 8074403 atau email ke: bhrejimbaran@yahoo.co.id

SAMPAI JUMPA DI BALI.

Damai , Damai, Damai

Damai , Damai, Damai

TENTANG SURGA, KEHIDUPAN AKHERAT

SEKILAS TENTANG SURGA

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai istri-istri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.(QS An-Nisaa : 57)

Keberadaan surga ditunjukkan dengan dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah. Disebutkan di dalam as-Shahihain (riwayat al-Bukhari dan Muslim) dari hadits Anas radhiyallahu ‘anhu dalam kisah Isra’ Mi’raj bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat Sidratil Muntaha dan melihat di sisinya ada Jannatul Ma’wa. Beliau bersabda, “Kemudian Jibril membawaku pergi hingga berhenti d Sidratil Muntaha, maka Sidratil Muntaha itu diliputi warna-warni yang aku sendiri tidak mengetahui apa itu. Lalu beliau bersabda, “Kemudian aku masuk ke dalam surga dan ternyata di dalamnya bertahtakan mutiara dan debunya terbuat dari misik.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Dan masih banyak lagi ayat-ayat dan hadits yang menunjukkan bahwa surga adalah makhluk Allah subhanahu wata’ala yang telah diciptakan, sebagaimana pula dengan neraka. Maka orang yang menyelisihi keyakinan ini adalah termasuk ahli bid’ah, seperti mu’tazilah yang mengatakan bahwa surga belum diciptakan, tetapi baru diciptkan pada hari Kiamat kelak. Pada edisi ini, Da’watuna akan mengajak pembaca untuk mengenal sekilas tentang Surga.

SUKALAH KEPADA YANG BAIK/INDAH , KARENA DI DALAM KEPALA KITA ADA SURGA

SUKALAH KEPADA YANG BAIK/INDAH , KARENA DI DALAM KEPALA KITA ADA SURGA

Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,

“Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Rabbnya dibawa ke surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya” (QS. Az-Zumar:73)

Di dalam ayat ini Allah subhanahu wata’ala menyebutkan bahwa surga memiliki pintu-pintu, sebagaimana juga neraka. Dan pintu-pintu surga apabila nanti telah terbuka, maka akan terus dibiarkan terbuka tidak sebagaimana pintu neraka, ia akan ditutup rapat sebab neraka merupakan penjara. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,

“Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik, (yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka.” (QS. 38:49-50)

Rahasia di balik terbukanya pintu surga bagi para penghuninya adalah karena mereka dapat mondar-mandir, datang dan pergi ke mana saja sesuka mereka. Dan yang ke dua adalah karena malaikat masuk ke dalam surga setiap waktu dengan penuh sikap lembut dan ramah. Ini menunjukkan bahwa surga merupakan tempat aman dan kedamaian yang tidak butuh untuk dikunci (ditutup) pintunya.

Di dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Di dalam surga terdapat delapan pintu, salah satunya sebuah pintu yang disebut dengan “ar-Rayyan”. Tidak memasuki pintu tersebut kecuali orang-orang yang berpuasa.”

Di Manakah Surga Berada?

Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,

“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (QS. 53:13-15)

Ayat ini menunjukkan bahwa surga itu berada di atas langit, karena Sidratil Muntaha berada di atas langit. Dan juga firman Allah subhanahu wata’ala, artinya, “Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.” (QS. 51:22)

Imam Mujahid berkata, “Yang dimaksudkan adalah surga.” Dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu juga berkata, ” Surga itu berada di atas langit yang ke tujuh.”

Kunci Surga

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Kunci Surga adalah persaksian tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah.” (HR Ahmad 5/242). Dikatakan kepada Wahb bin Munabbih, “Bukankah kunci surga itu adalah kalimat la ilaha illallah? Maka dia menjawab, ” Ya, akan tetapi tiadalah suatu kunci itu kecuali dia mempunyai gigi-gigi. Jika engkau datang dengan kunci yang bergigi, maka surga akan terbuka, jika tidak, maka tidak akan terbuka. Beliau memaksudkan dengan gigi di sini adalah rukun-rukun Islam”

Jalan Menuju Surga

Jalan menuju surga telah disepakati oleh para rasul dari awal hingga akhir hanyakah satu. Sedangkan jalan ke neraka amatlah banyak tidak terhitung. Oleh karena itu Allah subhanahu wata’ala menyebutkan bahwa jalan yang lurus itu hanyalah satu dan menyebutkan jalan kesesatan adalah banyak. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,

“Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al an’am 153)

Tingkatan Surga

Surga memiliki tingkatan-tingkatan, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala, artinya,”(Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. 3:163) Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Rabbnya dan ampunan serta rejeki (nikmat) yang mulia.” (QS. 8:4) Tingkatan surga tertinggi adalah surga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu “Al Wasilah” sebagaimana dalam hadits riwayat imam Muslim dari Amr bin al-Ash radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kalian mendengar muadzin (sedang adzan) maka ucapkanlah seperti yang dia ucapkan kemudian bershalawatlah kepadaku, karena barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah untukku Al-Wasilah, Karena ia merupakan kedudukan di surga yang tidak layak kecuali hanya untuk seorang hamba saja dari hamba-hamba Allah, dan aku berharap orang itu adalah aku. Barangsiapa yang meminta untukku al-Wasilah maka dia berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Muslim).

Nama-nama Surga

1. Darus Salam

Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala, artinya, “Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Rabbnya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal sholeh yang selalu mereka kerjakan.” (QS. 6:127) Surga adalah Darussalam (negri keselamatan) dari segala musibah, kecelakaan, dan segala hal yang tidak disukai, dan dia merupakan negri Allah subhanahu wata’ala, diambil dari nama Allah “as-Salam”. Allah subhanahu wata’ala pun mengucapkan salam atas mereka,

“Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan), “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Rabb Yang Maha Penyayang.” (QS. 36:57-58)

2. Jannatu ‘adn

Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala, artinya, (Yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang sholeh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya, dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan), “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. 13:23-24)

3. Jannatul Khuld

Karena penduduknya kekal di dalamnya dan tidak akan berpindah ke alam (tempat) lain. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, ”Katakanlah, “Apakah (azab) yang demikian itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang- orang yang bertaqwa?” Surga itu menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.” (QS. Al-Furqan:15)

4. Darul Muqamah

5. Jannatul Ma’wa

6. Jannatul Nai’im

7. AlMuqamul Amin

(Sumber: Buku “Biladul Afrah”, Sulaiman bin Shalih al-Khurasyi, Gambaran surga secara ringkas dari kitab “Hadil Arwah” Imam Ibnul Qayyim. )

“Ya Allah masukanlah kami ke dalam surga-Mu yang penuh dengan kenikmatan dan jauhkan kami dari siksa neraka-Mu yang amat pedih, Ya Allah jagalah ke istiqomahan kami dalam menjalankan segala syariat-Mu sehingga kami termasuk ke dalam golongan yang selamat. Amin”

Tinggalkan Balasan